‘Tender’, Blur
July 24, 2009
Hopla.
Ini artikel singkat yang secara khusus akan bercerita tentang satu lagu. Dan, secara khusus ditulis untuk Antartika. (‘Antartika’ yang orang, bukan yang benua). Lagunya berjudul ‘Tender’, artisnya Blur, albumnya ‘13′. Saya nyaris berani sumpah mati kalau yang menulis syairnya adalah Damon Albarn. Tapi saya tidak cukup sombong untuk memberanikan diri saya dan bersumpah atas suatu hal yang hanya menjadi wilayah pengaturan Tuhan.
Hop.
La.
————–
‘Tender’ ini lagu yang aneh untuk saya. Lagu ini memiliki prestasi yang tdak didapat oleh lagu-lagu lain, yaitu membuat otak saya menyimpan satu ingatan beku tentang waktu saat saya pertama kali mendengarnya.
Waktu itu saya masih kecil, kelas 5 SD, dan senang mendengarkan stasiun radio populer. Favorit saya saat itu adalah radio Oz. Suatu hari yang biasa, saat melintasi jalan Maskumambang di dalam Starlet merah marun, saya mendengarkan radio itu. Dan si radio ganti memutarkan lagu ‘Tender’.
Telinga saya jatuh hati pada nada pertama.
[Ya, tentu saja sebenarnya ada kemungkinan bahwa telinga saya baru jatuh hati sesudah nada ke tujuh puluh enam. Tapi itu tidak akan menghasilkan narasi yang dramatis kan?]
Hingga saat ini, tiap saya melintasi jalan itu otak saya masih sering sekali memutarkan potongan lagu itu berulang-ulang, “come on, come on, come on… get through it.” Dan melanjutkannya, “come on, come on, come on… love’s the sweetest thing.”
Suara itu menghipnotis. Mendorong saya menggila dan mencari album Blur, ‘13′ yang menjadi tempat bersemayam lagu itu. Otak saya yang telah terkontaminasi secara spontan menggerakkan kaki, mata, dan jari saya dalam mode auto pilot melintasi bagian “B” di setiap toko yang menjual CD musik. Bertahun-tahun saya berusaha, dan berkali-kali pula saya harus menelan kekecewaan. Toko-toko CD itu ternyata tidak pernah merasakan sihir yang diturunkan ‘Tender’. Hati mereka telah kering. Suara mereka fals. [Walau saya belum pernah menjilat hati mereka atau mendengar suara mereka.]
Setelah berkali-kali gagal akhirnya saya menyerah juga. “Kalau jodoh saya pasti akan mendengarkannya lagi”, pikir saya. Dan, memang manusia tidak penah tahu akan pergerakan nasib, dua hari yang lalu akhirnya saya mendapatkan album itu! Saya langsung melakukan hal yang wajar dilakukan oleh siapapun yang hatinya telah bersentuhan dengan ‘Tender’, mendengarkannya seharian penuh dan menulis artikel tentang lagu itu dalam blog.
‘Tender’, tujuh menit empat puluh satu detik, menjadi lagu pembuka ‘13′. ‘13′ sendiri bukan album Blur terkuat yang pernah saya dengar, masih kalah dibandingkan ‘Blur’, misalnya. Tapi, bagi saya sendiri, ‘Tender’ adalah salah satu lagu Blur terbaik.
Lagu ini bercerita tentang… well, dulu saya pikir ini bercerita tentang optimisme. Itu juga menjadi salah satu alasan saya menyukai lagu ini. Kedengaran keren bukan, saat Albarn bernyanyi, “get through it”, diiringi penyanyi latar dan produksi yang ‘wah’. It was a mindrocking experience for an idealist fifth-grader.
Sayangnya, mimpi anak kecil itu runtuh setelah saya menyimak lagu ini baik-baik. Ternyata ini adalah nyanyian patah hati. Syairnya bercerita tentang, ‘someone that you love too much’ yang sedang ‘hiding from the sun, waiting for the night to come.‘
Lebih sadis lagi saat Albarn bernyanyi:
oh my baby, oh my baby
oh why, oh my
oh my baby, oh my baby
oh why, oh my
Sambil terus mendorong dirinya untuk berhenti meratapi diri:
Come on, come on, come on
get through it.
Come on, come on, come on,
love’s the greatest thing.
Come on, come on, come on,
get through it.
Come on, come on, come on,
love’s the greatest thing, that we all have
Yup, this is a heartbreak song. Confirmed. Saya juga semakin yakin kalau ini lagu gubahan Damon Albarn, dan hati punya dia sedang benar-benar patah.
Tidak apa-apa sih, saya tetap suka juga sama lagunya. Walau sekarang sedikit merinding mendengarnya.
————————
Ini, barusan saya tuliskan liriknya.
[Tender]
Tender is the night,
lying by your side.
Tender is the touch,
of someone that you love too much.
Tender is the day
the demons go away.
Lord I need to find
someone who can heal my mind.
[refrain]
Come on, come on, come on
get through it.
Come on, come on, come on,
love’s the greatest thing.
Come on, come on, come on,
get through it.
Come on, come on, come on,
love’s the greatest thing, that we all have.
I’m waiting for that feeling,
waiting for that feeling,
waiting for that feeling
to come.
oh my baby, oh my baby
oh why, oh my
oh my baby, oh my baby
oh why, oh my
Tender is the ghost,
the ghost I love the most,
hiding from the sun,
waiting for the night to come.
Tender is my heart,
that screwing up my life.
Lord I need to find
someone who can heal my mind.
[refrain]
[bridge]
[refrain]
Tender is the night,
lying by your side.
Tender is the touch,
of someone that you love too much.
Tender is my heart, you know,
that screwing up my life.
O, Lord I need to find,
someone who can heal my mind.
[refrain]
oh my baby, [o-oow]
oh my baby [o-oow]
oh why [kill me]
oh my [kill me]
Catatan: ‘Kill me’ itu yang nyanyinya penyanyi latar, keroyokan. Jadi agak kurang jelas kedengarannya. Bisa saja itu bukan ‘kill me’ tapi ‘kill him’, atau ‘kill her’.
Update: Coba cek juga allmusic.com. Saya baru mampir, dan di sana ada lebih banyak info tentang album 13 daripada artikel ini.




July 25, 2009 at 12:21 am
owalah … penggemar tender ….
ternyata kamu emang masih muda ya? generasi jaman aku kelas 5 sd tu lagu2nya ab3, spice girls, boyzone hakhakhak … pas ada blur tu aku udah besar, ga tau smp apa sma gitu
aku juga koleksi kaset blur, dulu pernah kena banget pas dia nyanyi
“it’s over,
i knew it would end this way,
i hope u’re with someone that makes u feel
that this life is a life”
“when u see me, please, turn ur back and walk away ….”
sori kalo liriknya salah2, soalnya apalan sih :-P
anyways, masa2 aku menyiksa diri dengan lagu2 patah hati mudah2an udah berakhir pas sma ya, meski lubuk hatiku tetep “viva la heartbreak song”