Tidak, saya tidak mencoba menjadi ironis. Saya hanya mencoba menerima kontradiksi dan paradoks yang ada di kehidupan saya lewat tulisan. Patut dicatat kalau apapun yang kamu baca di sini bisa jadi tidak menggambarkan saya yang ada di kehidupan nyata. Kalau kamu ingin mendapatkan gambaran tentang penulis, mau tidak mau kamu harus bertemu dengan saya.
Sayangnya, saya terlalu ahli dalam merasa tidak nyaman saat bertemu orang baru. Jadi… ya… begitulah
ajaib juga yak profil saudara adiwena:D sy iseng jalan2 trus kcantol disini..hepi2..hihi;)
Sering-sering mampir atuh mbak. Walau saya tidak punya ikatan emosional khusus terhadap sepeda, saya akan usahakan menulis arttikel menarik tentang sepeda, kapan-kapan.
Misalnya, mbak pernah dengar soal sepeda yang dipakai SUnan Gunung Jati?
Pasti belum kan?
graet!!great!!karya tulisan memang tak harus berbentuk sebuah buku, mari kita keluar dari bagian orang-orang yang berfikir seperti kebanyakan. bahwa seorang penulis tak harus memiliki sebuah buku. tapi jika suatu saat kita membuat buku, maka itu tidak bisa disebut sebgai satu-satunya bukti bahwa kita adalah penulis. selamat datang di dunia di mana kita tidak berfikir seperti orang kebanyakan. tidak harus sesuai pakem yang ada. kita bebas menjadi apapun. dan aku pikir tulisan di blog ini tidak buruk. tak ada yang buruk memang, karena baik buruk tak akan pernah bisa disamakan standar dan prasyaratnya, selagi kepala manusia selalu berbeda. dan jangan harap isi kepala manusia sama. isi=gagasan.pasti ada celah di mana mereka tak sama. blog menarik kawan.
oh ya, aq lupa bilang, tentang postingku tentang Ahmadiyah di blogku, sementara itu dulu, belum ada tambahan lagi kawa…